Personal Promoting: Pengertian, Pendekatan, Ciri, Tujuan, Proses, Dan Lainnya

Apabila kamu tidak suka menjual barang, maka sebaiknya tidak menggunakan strategi yang satu ini. Secara umum, terdapat 3 jenis direct selling berdasarkan prosesnya yaitu Single-level Direct Sales, Host or Party-plan Sales, dan Multi-level Marketing. Dalam hal ini, teknik consultative promoting bisa dijalankan untuk meyakinkan pelanggan bahwa produkmu menjadi solusi atau kebutuhannya. Meskipun pelanggan tidak langsung membeli produk, setidaknya Ia telah mendapat worth yang baik dari bisnismu. Manfaat consultative promoting yang kedua adalah menjadikan penjualan lebih bernilai. Umumnya, strategi advertising dengan dengan menggunakan telemarketing ini sering dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan besar untuk menawarkan atau mensosialisasikan produk atau jasanya.

Semua vendor baru akan mendapat Selling Limit yang sama yakni 10 produk dan atau USD 500. Jika hasil pemeriksaan kinerja akun tidak memenuhi “Standard Value”, Seller dapat melihat barang yang gagal diaudit. Dalam hal ini, tidak perlu menghubungi Customer Service, karena mereka tidak dapat mengubah hasilnya. Seller harus meningkatkan kinerja akun untuk memastikan bahwa upaya selanjutnya akan berhasil. Bagaimanapun juga, jika Sales Volume atau Sales tidak melebihi Upper Limit, proses aplikasi akan dilanjutkan untuk barang tersebut. Konsep door to door memang masih dilakukan, namun tidak sebanyak dulu karena saat ini, dengan berkembangnya teknologi, banyak pihak salesman yang melakukannya secara on-line.

Para calon pembeli tentunya harus menghargai kegiatan penjualan yang dilakukan oleh penjual. Dalam teknik penjualan ini, calon pembeli mempunyai kewajiban untuk mendengarkan, memperhatikan, hingga memberikan respon kepada pihak penjual. Karena dengan hal seperti ini, calon pembeli menghargai kegiatan penjualan yang dilakukan oleh pihak penjual.

Personal selling juga diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh setiap pelaku bisnis untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya dengan mendapatkan keuntungan dari konsumen. Nah, itulah pembahasan tentang apa itu gentle selling, onerous promoting, dan perbedaan keduanya. Kamu bisa memilih pendekatan yang paling sesuai dengan memahami target pasar serta tujuan bisnis yang ingin dicapai.

Untuk itu, penulis memberikan tips-tips WOW yang akan membuat pelanggan mau merekomendasikan produk Anda secara suka rela. Untuk bisa menjangkau pembeli secara luas, strategi direct promoting membutuhkan konsistensi dan dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama sebelum bisa membawakan hasil. Artinya, Ia mencoba untuk memahami kebutuhan pelanggan, kemudian mencoba mencarikan solusi melalui produk yang dijual. Seorang tenaga penjualan yang mempraktikkan teknik ini akan melakukan pendekatan holistik. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, konsumen terkadang membeli produk daribrandtertentu karena nilai atauvalueyang ditawarkan.

Berbeda dengan gentle promoting, fokus utama hard promoting adalah penjualan produk dan tidak terlalu fokus pada membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Teknik promosi ini sering dinilai sebagai teknik yang agresif karena seperti ‘mendesak’ konsumen untuk segera membeli produk. Kebijakan harga juga termasuk dalam faktor penentu upaya private promoting in, karena berpengaruh pada komposisi bauran promosi, terutama pada produk-produk yang memiliki harga mahal. Maka dari itu, calon konsumen cenderung menginginkan jenis informasi yang jelas dan diperoleh langsung dari pihak penjual sebelum mereka mengambil keputusan pembelian.